Tempat Wisata di Dunia Ini Paling Jarang Disinari Matahari

Tempat Wisata di Dunia Ini Paling Jarang Disinari Matahari

Tempat Wisata di Dunia Ini Paling Jarang Disinari Matahari

Tempat Wisata di Dunia Ini Paling Jarang Disinari Matahari, – Selalu ada fenomena alam yang menarik di Eropa. Kali ini di Rjukan, Norwegia yang merupakan kota tanpa cahaya matahari. Meski matahari bersinar terik, kotanya akan tetap gelap.

Kota Rjukan masuk dalam kawasan Telemark, tepatnya di lembah di kaki Gunung Gaustatoppen. Jarak dari Kota Oslo, ibukota Norwegia ke sana sekitar 2 jam 30 menit. Rjukan, sebenarnya kota industri dan bukan kota wisata.

Namun, Rjukan selalu bikin traveler penasaran. Bukan karena bentang alam, sejarah atau pun budaya, melainkan karena fenomena berupa kota ini tidak terkena cahaya matahari!

Karena terletak di garis katulistiwa, Indonesia mendapatkan sinar matahari yang berlimpah di seluruh wilayahnya. Kendati demikian, durasi penyinaran matahari di Indonesia juga ideal dan tidak terlalu panas.

Sementara beberapa negara mendapatkan durasi penyinaran sinar matahari yang ideal atau panjang setiap tahunnya, ada juga negara yang mendapatkan sinar matahari cukup rendah, dari beberapa jam per hari hingga tanpa sinar matahari sama sekali selama berhari-hari. Akibatnya, suhu di tempat ini selalu dingin, bahkan tak jarang mengalami siang hari yang gelap.

Barrow, Amerika

Barrow merupakan kota yang terletak di titik paling utara Alaska. Barrow juga merupakan titik paling utara Amerika Serikat dan landmark yang menandai batas antara dua laut marjinal Samudra Arktik, yaitu Chukchi dan Beaufort.

Di Barrow bisa berlalu dua bulan tanpa adanya sinar matahari, karena letaknya hanya beberapa ratus kilometer dari Lingkaran Kutub Arktik. Kendati demikian, Barrow juga mengalami fenomena alam yang dikenal sebagai “midnight sun”, yaitu peristiwa ketika matahari masih tampak pada tengah malam dan biasanya terjadi pada bulan Mei selama tiga bulan.

Rjukan, Norwegia

Rjukan adalah salah satu tempat terunik di dunia. Berjarak sekitar 170 kilometer dari Oslo dan terletak di sebuah lembah di sebelah selatan Norwegia serta dikelilingi oleh pegunungan, letak geografis ini membuat Rjukan punya pemandangan alam yang indah tapi juga tidak menerima sedikit pun sinar matahari selama 6 bulan dalam setahun.

Pegunungan yang ada di sekeliling Rjukan membuat tempat ini tidak mungkin terkena sinar matahari dari September hingga Maret. Tetapi, situasi ini berubah beberapa tahun yang lalu. Pada tahun 2013, tiga buah cermin heliostat dipasang di tempat ini. Cermin ini bergerak dan berputar pada sumbu tertentu, untuk menangkap sinar matahari yang membuat penduduk Rjukan dapat merasakan sinar matahari saat mereka keluar rumah.

Tórshavn, Kepulauan Faroe

Tórshavn adalah kota terbesar dan ibu kota Kepulauan Faroe. Kota ini terletak di bagian selatan pantai timur Streymoy dan berbatasan dengan dua gunung, yaitu Húsareyn (346,8 meter) di bagian barat laut dan Kirkjubøreyn (350,5 meter) di bagian barat daya.

Tórshavn merupakan salah satu tempat paling berawan di bumi. Tempat ini hanya mendapatkan rata-rata 2,4 jam sinar matahari per hari dan 840 jam per tahun.