5 Tips Mengurangi Adiksi Smartphone

5 Tips Mengurangi Adiksi Smartphone

5 Tips Mengurangi Adiksi Smartphone

5 Tips Mengurangi Adiksi Smartphone – Di era teknologi ini, smartphone sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Dari mencari informasi, membaca artikel, main video games, menonton film, dan sebagainya. Rata-rata orang menghabiskan waktu lebih dari 7 jam/hari untuk browsing internet.

Dilansir dari http://dailyforum.net/ sering menggunakan smartphone ini ternyata bisa menimbulkan masalah baru, yaitu adiksi atau kecanduan smartphone. Adiksi ini, misalnya tidak bisa berhenti mengecek pesan atau chat dari orang lain, padahal belum tentu ada notifikasinya.

1. Memahami apa yang menyebabkan kamu mengambil dan membuka smartphone

Saat kamu merasakan keinginan untuk mengambil smartphone, kenali apa pemicunya. Apakah kamu ingin meraih handphone karena bosan, kesepian, atau ingin menenangkan kecemasan.

Jika iya, kamu sebaiknya mengganti cara mengisi kebosanan dengan cara yang lebih sehat. Menenangkan kecemasan pun bisa dengan mencari alternatif dengan berlatih teknik relaksasi.

2. Bedakan antara interaksi langsung dan online

Sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa selalu mengandalkan teknologi untuk berinteraksi. Pandemik ini tentu menyadarkan kita tentang pentingnya interaksi dengan orang lain, terutama karena tidak semua hal bisa dilakukan secara digital.

Saat bertemu secara tatap muka dengan orang lain, kita bisa lebih memahami mereka dengan kontak mata, bahasa tubuh, dan lain sebagainya. Interaksi melalui digital seringkali membuat miskomunikasi karena perbedaan maksud.

3. Membangun cara untuk mengatasi stres atau kecemasan, selain lewat smartphone

Ada orang yang mengatasi stres dan kemarahan dengan berbagi kisahnya di media sosial atau menuliskannya di blog. Ada pula yang merasa lebih mudah mengatasi masalah dengan orang lain dengan berkomunikasi online.

Namun, ada cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi stres dan kemarahan, serta menyeleseaikan masalah orang lain tanpa smartphone. Kita bisa berjalan keluar rumah dan menghirup udara segar atau melakukan relaksasi napas.

4. Memahami masalah yang melatarbelakangi kebiasaan kecanduan smartphone

Kecanduan smartphone bisa berhubungan dengan masalah psikologis atau adiksi lainnya. Smartphone dijadikan sebagai pelarian dari masalah. Hal ini harus dikenali dan dibicarakan dengan serius dengan tenaga profesional.

5. Memperkuat hubungan dengan support system terdekat

Luangkan waktu untuk teman terdekat dan keluarga. Waktu ini bisa digunakan untuk mengobrol dan menghabiskan waktu tanpa menggunakan smartphone. Hal ini juga baik untuk mengembangkan hubungan dengan orang lain.

Cara-cara ini bisa dilakukan untuk lebih mengenal diri sendiri sekaligus mengurangi penggunaan smartphone. Memang kita tidak bisa lepas dari smartphone kita, tetapi kita bisa mengurangi intensitas penggunaannya agar tidak adiktif.